Terjemah Per Kata Surat An-Nisa | Ayat 172-176

Ayat 172.
عَبْدًا
أَنْ يَّكُوْنَ
لَنْ يَّسْتَنْكِفَ الْمَسِيْحُ
hamba
(untuk) menjadi
Al-Masih sama sekali tidak enggan
الْمُقَرَّبُوْنَۗ
وَلَا الْمَلٰئِكَةُ
لِّلّٰهِ
yang terdekat (kepada Allah)
dan begitu pula para malaikat
Allah
عَنْ عِبَادَتِهٖ
يَّسْتَنْكِفْ
وَمَنْ
menyembah-Nya
enggan
dan barang siapa
جَمِيْعًا
إِلَيْهِ
فَسَيَحْشُرُهُمْ
وَيَسْتَكْبِرْ
semua
kepada-Nya
maka Allah akan mengumpulkan mereka
dan menyombongkan diri
TERJEMAH PER KATA SURAT AN-NISA AYAT 171-176


Ayat 173.
الصّٰلِحٰتِ
وَعَمِلُوا
اٰمَنُوْا
فَأَمَّا الَّذِيْنَ
kebajikan
dan mengerjakan
beriman
adapun orang-orang yang
مِّنْ فَضْلِهٖۚ
وَيَزِيْدُهُمْ
أُجُوْرَهُمْ
فَيُوَفِّيْهِمْ
sebagian dari karunia-Nya
dan menambah mereka
pahala (bagi) mereka
maka Allah akan menyempurnakan
فَيُعَذِّبُهُمْ
وَاسْتَكْبَرُوْا
وَأَمَّا الَّذِيْنَ اسْتَنْكَفُوْا
maka Allah akan mengazab mereka
dan menyombongkan diri
sedangkan orang-orang yang enggan (menyembah Allah)
وَلَا يَجِدُوْنَ
أَلِيْمًاۙ
عَذَابًا
dan mereka tidak akan mendapatkan
yang pedih
(dengan) azab
وَّلَا نَصِيْرًا
وَلِيًّا
مِنْ دُوْنِ اللّٰهِ
لَهُمْ
dan penolong
pelindung
selain Allah
bagi mereka

Ayat 174.
مِّنْ رَّبِّكُمْ
بُرْهَانٌ
قَدْ جَاءَكُمْ
يٰأَيُّهَا النَّاسُ
dari Tuhanmu
bukti kebenaran
sesungguhnya telah sampai kepadamu
wahai manusia
مُّبِيْنًا
نُوْرًا
إِلَيْكُمْ
وَأَنْزَلْنَا
yang terang benderang
cahaya (Al-Quran)
kepadamu
dan telah Kami turunkan

Ayat 175.
وَاعْتَصَمُوْا
بِاللّٰهِ
اٰمَنُوْا
فَأَمَّا الَّذِيْنَ
dan berpegang teguh
kepada Allah
beriman
adapun orang-orang yang
فِيْ رَحْمَةٍ
فَسَيُدْخِلُهُمْ
بِهٖ
ke dalam rahmat
maka Allah akan memasukkan mereka
kepada (agama)-Nya
وَّيَهْدِيْهِمْ
وَفَضْلٍۙ
مِّنْهُ
dan menunjukkan mereka
 dan karunia
dan-Nya (surga)
مُّسْتَقِيْمًاۗ
صِرَاطًا
إِلَيْهِ
yang lurus
(melalui) jalan
menuju kepada-Nya

Ayat 176.
يُفْتِيْكُمْ
قُلِ اللّٰهُ
يَسْتَفْتُوْنَكَۗ
memberi fatwa kepadamu
katakanlah, Allah
mereka meminta fatwa kepadamu
لَيْسَ لَهٗ وَلَدٌ
هَلَكَ
إِنِ امْرُؤٌ
فِى الْكَلٰلَةِۗ
dan dia tidak mempunyai anak
mati
(yaitu) jika seseorang
tentang kalalah
نِصْفُ مَا تَرَكَۚ
فَلَهَا
أُخْتٌ
وَّلَهٗ
seperdua dari harta yang ditinggalkannya
maka bagiannya
saudara perempuan
(tetapi) mempunyai
وَلَدٌۚ
إِنْ لَّمْ يَكُنْ لَّهَا
يَرِثُهَا
وَهُوَ
anak
jika dia tidak mempunyai
mewarisi (saudara perempuan)
dan saudaranya yang laki-lakinya
مِمَّا تَرَكَۗ
الثُّلُثٰنِ
فَلَهُمَا
فَإِنْ كَانَتَا اثْنَتَيْنِ
dari harta yang ditinggalkan
dua pertiga
maka bagi keduanya
tetapi jika saudara perempuan itu dua orang
وَّنِسَاءً
رِّجَالًا
إِخْوَةً
وَإِنْ كَانُوْا
dan perempuan
laki-laki
(terdiri dari) saudara-saudara
dan jika mereka
لَكُمْ
يُبَيِّنُ اللّٰهُ
مِثْلُ حَظِّ الْأُنْثَيَيْنِۗ
فَلِلذَّكَرِ
kepadamu
Allah menerangkan (hukum ini)
sama dengan bagian dua saudara perempuan
maka bagian seorang saudara laki-laki
 ؑ عَلِيْمٌ
بِكُلِّ شَيْءٍ
وَاللّٰهُ
أَنْ تَضِلُّوْاۗ
Maha Mengetahui
terhadap segala sesuatu
dan Allah
agar kamu tidak sesat

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel