Museum Dirgantara, Wisata Edukatif Jogja

Sakaran- Saat liburan adalah saat yang ditunggu-tunggu oleh sebagaian besar orang. Saat liburan ini bisanya kebanyakan orang akan berbondong-bondong ke tempat-tempat wisata untuk berlibur. Kota Yogyakarta yang merupakan Kota Budaya dan Kota Wisata menjadi salah satu tujuan wisata saat liburan tiba. Di Kota Yogyakarta ini banyak tempat tujuan wisata yang biasa dikunjungi wisatawan domestik maupun mancanegara. Namun karena terbatasnya waktu liburan, mungkin orang-orang hanya akan memilih beberapa tempat saja untuk dikunjungi.

Memilih lokasi tujuan wisata ini menjadi bagian penting bagi kita agar wisata tersebut tidak hanya berkesan namun juga bermanfaat. Bagi yang berwisata bersama keluarga khususnya dengann membawa anak-anak ikut serta dalam wisata liburan, mungkin menjadi satu pilihan adalah memilih tempat wisata yang edukatif. Beberapa wisata di Kota Yogyakarta dan sekitarnya memang banyak wisata edukatif yang bisa dikunjungi. Diantara wisata edukatif di Kota Yogyakarta adalah tempat bersejarah misalnya Monumen Yogya Kembali, Benteng Vredeburg, Kraton Yogyakarta dan Museum Dirgantara TNI AU. Selain wisata tempat bersejarah, di Kota Yogyakarta juga ada Taman Pintar bagi wisata edukatif untuk anak-anak. Nah dengan begitu, selain dapat liburan, kita juga bisa berikan edukasi untuk anak-anak kita.

Dari beberapa lokasi itu, salah satu tujuan paling menarik saat ini mungkin anda bisa mengunjungi Museum Dirgantara milik TNI AU. Alamat Museum Dirgantara ini berada di Komplek Pangkalan TNI AU Lanud Adisutjipto, Yogyakarta Telp. 0274 - 484 453, Anda bisa berkunjung pada Jam Kunjungan di hari Senin - Minggu pukul 08.30 - 15.00 WIB. Jangan lupa ya, untuk berkunjung pada jam tersebut, agar kita bisa berikan edukasi untuk anak-anak atau adik-adik kita.

Dikutip dari id.wikipedia.org. Museum Pusat TNI AU "Dirgantara Mandala" adalah museum yang digagas oleh TNI Angkatan Udara untuk mengabadikan peristiwa bersejarah dalam lingkungan TNI AU, bermarkas di kompleks Pangkalan Udara Adi Sutjipto, Yogyakarta. Museum ini sebelumnya berada berada di Jalan Tanah Abang Bukit, Jakarta dan diresmikan pada 4 April 1969 oleh Panglima AU Laksamana Roesmin Noerjadin lalu dipindahkan ke Yogyakarta pada 29 Juli 1978. Museum Dirgantara Jogja kami menyebutnya ini memiliki sejumlah Koleksi museumnya, diantaranya Rudal SA 75. Museum ini juga menyimpan sejumlah foto tokoh-tokoh sejarah serta diorama peristiwa sejarah Angkatan Udara Indonesia. Sejumlah pesawat tempur dan replikanya juga terdapat di museum ini yang kebanyakan berasal dari masa Perang Dunia II dan perjuangan kemerdekaan, diantaranya:

  • Pesawat Ki-43 buatan Jepang
  • Pesawat PBY-5A (Catalina).
  • Replika pesawat WEL-I RI-X (pesawat pertama hasil produksi Indonesia)
  • Pesawat A6M5 Zero Sen buatan Jepang.
  • Pesawat pembom B-25 Mitchell, B-26 Invader, TU-16 Badger.
  • Helikopter Hillier 360 buatan AS.
  • Pesawat P-51 Mustang buatan AS.
  • Pesawat KY51 Cureng buatan Jepang.
  • Replika pesawat Glider Kampret buatan Indonesia.
  • Pesawat TS-8 Dies buatan AS.
  • Pesawat Lavochkin La-11, Mig-15, MiG-17 dan MiG-21 buatan Russia.
  • Rudal SA-75

Museum Pusat TNI-AU Dirgantara Mandala baru-baru ini mendapat tambahan koleksi berupa Prototype Bom sejumlah 9 buah buatan Dislitbangau yang bekerjasama dengan PT. Pindad dan PT. Sari Bahari. Bom-bom tersebut merupakan bom latih (BLA/BLP) dan bom tajam (BT) yang memiliki daya ledak tinggi (high explosive), sebagai senjata Pesawat Sukhoi Su-30, F-16, F-5, Sky Hawk, Super Tucano dll.

Lokasi museum Dirgantara Mandala Yogyakarta ini berada di sebelah timur jembatan layang Janti, tepatnya berada di lingkungan komplek AURI Yogyakarta. Untuk lebih jelasnya, Anda bisa melihat MAP Museum Mandala yang sudah kami sertakan di atas. Dan kalau anda ingin mengunjungi Museum menggunakan kendaraan umum, bisa menumpang Bus Transjogja dengan nomer rute 1B atau 1A, nanti anda bisa turun di halte Bus Tranjogja di bawah jembatan layang janti. Dari Halte Bus ini lokasi museum masih berjarak sekitar 400 meter. kalau anda ingin mempersingkat waktu bisa naik Ojek atau Becak, tapi kalau mau jalan santai membutuhkan waktu sekitar 25 menit.

Semoga sedikit ulasan ini bisa bermanfaat sebagai referensi liburan atau wisata edukatif bagi keluarga dan anak-anak anda. Terimakasih atas kunjungannya.
Salah satu koleksi Pesawat milik Museum Dirgantara TNI AU

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel