Terjemah Per Kata Surat Al-Qadr | Ayat 1-5

Arti / terjemah perkata Surat Al-Qadr ayat 1-5
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

Ayat 1.
 فِيْ لَيْلَةِ الْقَدْرِ
 أَنْزَلْنٰهُ
اِنَّا 
 pada malam kemuliaan (lailatulqadar)
 telah menurunkannya (Al-Quran)
sungguh, Kami 

Ayat 2.
مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِ 
وَمَا أَدْرٰكَ 
 apakah malam kemuliaan (lailatulqadar) itu
 dan tahukah kamu

Ayat 3.
ۗ شَهْرٍ
 مِّنْ أَلْفِ
 خَيْرٌ
ۙلَيْلَةُ الْقَدْرِ 
 bulan
 dari pada seribu
 lebih baik
malam kemuliaan (lailatulqadar) itu 

Ayat 4.
 وَالرُّوْحُ
 الْمَلٰئِكَةُ
 تَنَزَّلُ
dan ruh (Jibril) 
 para malaikat
 turunlah

ۛ مِنْ كُلِّ أَمْرٍ
ۚ رَبِّهِمْ
 بِإِذْنِ
فِيْهَا 
 untuk (mengatur) semua urusan
 Tuhannya
 dengan izin
 pada malam itu

Ayat 5.
ؑ الْفَجْرِ
 مَطْلَعِ
 حَتّٰى
هِيَ 
ۛ سَلٰمٌ 
 fajar
 terbit
 sampai
 malam itu
sejahteralah 


Terjemah Surat Al-Qadr ayat 1-5:
1. Sesungguhnya Kami telah menurunkan (Al-Quran) pada malam kemuliaan *1.
2. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu?
3. Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.
4. Pada malam itu turun Malaikat-Malaikat dan Malaikat Jibril dengan izin Rabb-nya untuk mengatur segala urusan.
5. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar.


*1 "Malam Kemuliaan" dikenal dalam bahasa Indonesia dengan malam Lailatul Qadr yaitu malam seribu bulan yang mempunyai kemuliaan dan kebesaran, karena malam itu merupakan malam permulaan diturunkannya Al-Quran.

Asbabun Nuzul Al-Qadr ayat 1-3:
Dahulu ada seorang laki-laki dari Bani Israil yang tekun beribadah pada malam hari dan selalu berjuang melawan musuh pada siang harinya. Ia senantiasa begitu selama seribu bulan. Allah kemudian menurunkan ayat ini untuk menerangkan bahwa satu malam Lailatul Qadar masih lebih baik dari pada ibadah dan jihad Bani Israil itu selama seribu bulan. (HR. Ibnu Jarir).

0 Response to "Terjemah Per Kata Surat Al-Qadr | Ayat 1-5"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel