Yogyakarta - Sebanyak 76 peserta yang terdiri dari 70 pria dan 6 wanita mengikuti pemeriksaan kesehatan tahap I dalam rangka seleksi Penerimaan Terpadu Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2026 Panitia Daerah (Panda) Polda DIY. Pemeriksaan kesehatan tersebut dilaksanakan pada Selasa (7/4/2026) di Rumah Sakit Bhayangkara Polda DIY.
Kegiatan pemeriksaan kesehatan ini menjadi salah satu tahapan awal dalam proses seleksi calon Taruna Akpol. Para peserta menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh yang meliputi pengukuran tinggi dan berat badan, pemeriksaan gigi dan mulut, tensi dan nadi, visus mata, telinga hidung tenggorokan (THT), tes buta warna, hingga pemeriksaan fisik luar.
Untuk menjamin proses seleksi berjalan objektif dan transparan, kegiatan tersebut turut diawasi oleh pengawas internal dari Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) serta Inspektorat Pengawasan Daerah (Itwasda) Polda DIY. Selain itu, pengawasan eksternal juga melibatkan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) DIY.
Hasil pemeriksaan kesehatan tahap I ini akan diumumkan pada hari yang sama. Peserta yang dinyatakan memenuhi syarat akan melanjutkan ke tahapan seleksi berikutnya, yakni pemeriksaan psikologi, tes kesamaptaan jasmani, hingga pemeriksaan kesehatan tahap II yang meliputi pemeriksaan organ dalam.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Wakapolda DIY Brigjen Pol Eddy Djunaedi, S.I.K., yang didampingi oleh Karo SDM Polda DIY Kombes Pol Uri Nartanti Istiwidayati, S.I.K., M.Si., serta Kabid Dokkes Polda DIY Kombes Pol dr. Fajar Amansyah, Sp.PD., FINASIM., CMSC., QHIA., AIFO-K.
Sementara itu, Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan, S.I.K., menegaskan bahwa seluruh rangkaian seleksi penerimaan Taruna Akpol dilaksanakan dengan menjunjung tinggi prinsip Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis (BETAH).
“Setiap tahapan seleksi dilaksanakan secara terbuka dan hasilnya diumumkan pada hari yang sama, sehingga peserta dapat langsung mengetahui hasil yang diperoleh. Hal ini sebagai bentuk komitmen Polri dalam mewujudkan proses rekrutmen yang bersih dan transparan,” ujar Kombes Pol Ihsan, S.I.K.
Ia juga menambahkan bahwa penerimaan Taruna Akpol hanya dilaksanakan melalui jalur reguler tanpa adanya jalur lain di luar mekanisme resmi.
“Polri menegaskan bahwa rekrutmen Taruna Akpol hanya melalui jalur reguler. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak percaya kepada pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan dengan cara yang tidak sesuai ketentuan,” pungkasnya.
.jpg)
No comments