Home
Al-Quran
arti
bacaan
terjemah
Terjemah Perkata
tulisan Arab
Qur'an Per Kata Surat Al-Baqarah Ayat 142-147

Qur'an Per Kata Surat Al-Baqarah Ayat 142-147

مِنَ النَّاسِ السُّفَهَاۤءُ سَيَقُوْلُ ۞
di antara manusia

orang-orang yang kurang akal

akan berkata
الَّتِيْ كَانُوْا عَنْ قِبْلَتِهِمُ مَا وَلّٰىهُمْ
yang dahulu mereka dari kiblat mereka

apakah yang memalingkan mereka (muslim)

لِّلّٰهِ قُلْ  ۗعَلَيْهَا

milik Allahlah

katakanlah (Muhammad)

(berkiblat) kepadanya
يَهْدِيْ وَالْمَغْرِبُۗ الْمَشْرِقُ
Dia memberi petunjuk dan barat timur 
مُّسْتَقِيْمٍ ١٤٢ اِلٰى صِرَاطٍ مَنْ يَّشَاۤءُ
yang lurus ke jalan kepada siapa yang Dia kehendaki
142. Orang-orang yang kurang akal di antara manusia akan berkata, “Apakah yang memalingkan mereka (kaum muslim) dari kiblat yang dahulu mereka (berkiblat) kepadanya?” Katakanlah (Nabi Muhammad), “Milik Allahlah timur dan barat. Dia memberi petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki ke jalan yang lurus (berdasarkan kesiapannya untuk menerima petunjuk).”

Qur'an Per Kata Surat Al-Baqarah Ayat 142-147 /
foto https://www.instagram.com/p/ClyiN6yNAee/

اُمَّةً جَعَلْنٰكُمْ وَكَذٰلِكَ
umat Kami telah menjadikan kamu (umat Islam)

dan demikian pula

شُهَدَاۤءَ لِّتَكُوْنُوْا وَّسَطًا

(menjadi) saksi

agar kamu pertengahan
عَلَيْكُمْ وَيَكُوْنَ الرَّسُوْلُ عَلَى النَّاسِ

atas (perbuatan) kamu

dan agar Rasul (Muhammad) atas (perbuatan) manusia
الْقِبْلَةَ وَمَا جَعَلْنَا  ۗشَهِيْدًا
kiblat  Kami tidak menetapkan  

(menjadi) saksi

اِلَّا لِنَعْلَمَ عَلَيْهَآ الَّتِيْ كُنْتَ
kecuali agar Kami mengetahui

(berkiblat) kepadanya

yang (dahulu) kamu
مِمَّنْ يَّنْقَلِبُ الرَّسُوْلَ مَنْ يَّتَّبِعُ

(dan) siapa yang berbalik

Rasul siapa yang mengikuti
لَكَبِيْرَةً وَاِنْ كَانَتْ عَلٰى عَقِبَيْهِۗ
sangat berat

sesungguhnya (pemindahan kiblat) itu

ke belakang
 ۗهَدَى اللّٰهُ عَلَى الَّذِيْنَ اِلَّا
telah diberi petunjuk oleh Allah bagi orang yang kecuali
 ۗاِيْمَانَكُمْ لِيُضِيْعَ وَمَا كَانَ اللّٰهُ
imanmu akan menyia-nyiakan

dan Allah tidak

بِالنَّاسِ اِنَّ اللّٰهَ
kepada manusia

sesungguhnya Allah

رَّحِيْمٌ ١٤٣ لَرَءُوْفٌ
Maha Penyayang Maha Pengasih
143. Demikian pula Kami telah menjadikan kamu (umat Islam) umat pertengahan*) agar kamu menjadi saksi atas (perbuatan) manusia dan agar Rasul (Nabi Muhammad) menjadi saksi atas (perbuatan) kamu. Kami tidak menetapkan kiblat (Baitulmaqdis) yang (dahulu) kamu berkiblat kepadanya, kecuali agar Kami mengetahui (dalam kenyataan) siapa yang mengikuti Rasul dan siapa yang berbalik ke belakang. Sesungguhnya (pemindahan kiblat) itu sangat berat, kecuali bagi orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah. Allah tidak akan menyia-nyiakan imanmu. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengasih lagi Maha Penyayang kepada manusia.

*) Umat pertengahan berarti umat pilihan, terbaik, adil, dan seimbang, baik dalam keyakinan, pikiran, sikap, maupun perilaku.

فِى السَّمَاۤءِۚ تَقَلُّبَ وَجْهِكَ قَدْ نَرٰى
ke langit wajahmu (Nabi Muhammad) sering menengadah Kami melihat
 ۖتَرْضٰىهَا قِبْلَةً فَلَنُوَلِّيَنَّكَ
yang engkau sukai

(ke) kiblat

maka, akan Kami palingkan engkau

 ۗشَطْرَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ وَجْهَكَ فَوَلِّ

(ke) arah Masjidilharam

wajahmu

maka hadapkanlah

فَوَلُّوْا كُنْتُمْ وَحَيْثُ مَا
hadapkanlah kamu berada

dan di mana pun

وَاِنَّ الَّذِيْنَ  ۗشَطْرَهٗ وُجُوْهَكُمْ

dan sesungguhnya orang-orang yang

 ke arah itu wajahmu
اَنَّهُ لَيَعْلَمُوْنَ اُوْتُوا الْكِتٰبَ
bahwa (pemindahan kiblat) itu mengetahui diberi Kitab
وَمَا اللّٰهُ  ۗمِنْ رَّبِّهِمْ الْحَقُّ

dan Allah tidak

dari Tuhan mereka adalah kebenaran
عَمَّا يَعْمَلُوْنَ ١٤٤ بِغَافِلٍ
terhadap apa yang mereka kerjakan lengah
144. Sungguh, Kami melihat wajahmu (Nabi Muhammad) sering menengadah ke langit. Maka, pasti akan Kami palingkan engkau ke kiblat yang engkau sukai. Lalu, hadapkanlah wajahmu ke arah Masjidilharam. Di mana pun kamu sekalian berada, hadapkanlah wajahmu ke arah itu. Sesungguhnya orang-orang yang diberi Kitab*) benar-benar mengetahui bahwa (pemindahan kiblat ke Masjidilharam) itu adalah kebenaran dari Tuhan mereka. Allah tidak lengah terhadap apa yang mereka kerjakan.

*) Orang-orang yang diberi kitab adalah kaum Yahudi dengan kitab Tauratnya dan Kaum Nasrani dengan kitab Injilnya (lihat surah al-Baqarah/2: 105).

الْكِتٰبَ الَّذِيْنَ اُوْتُوا وَلَىِٕنْ اَتَيْتَ
Kitab (itu)

(kepada) orang-orang yang diberi

dan jika engkau (Muhammad) memberikan

 ۚقِبْلَتَكَ مَّا تَبِعُوْا بِكُلِّ اٰيَةٍ
kiblatmu mereka tidak akan mengikuti

semua ayat (keterangan)

 ۚقِبْلَتَهُمْ بِتَابِعٍ وَمَآ اَنْتَ
kiblat mereka mengikuti

dan engkau pun tidak akan

قِبْلَةَ بَعْضٍۗ بِتَابِعٍ وَمَا بَعْضُهُمْ
kiblat sebagian yang lain mengikuti

sebagian mereka (pun) tidak akan

مِّنْۢ بَعْدِ مَا اَهْوَاۤءَهُمْ وَلَىِٕنِ اتَّبَعْتَ
setelah keinginan mereka

dan jika engkau mengikuti

 ۙمِنَ الْعِلْمِ جَاۤءَكَ
ilmu sampai kepadamu
اِذًا لَّمِنَ الظّٰلِمِيْنَ ۘ ١٤٥ اِنَّكَ
termasuk orang-orang zalim niscaya engkau
145. Sungguh, jika engkau (Nabi Muhammad) mendatangkan ayat-ayat (keterangan) kepada orang-orang yang diberi kitab itu, mereka tidak akan mengikuti kiblatmu. Engkau pun tidak akan mengikuti kiblat mereka. Sebagian mereka (pun) tidak akan mengikuti kiblat sebagian yang lain. Sungguh, jika engkau mengikuti keinginan mereka setelah sampai ilmu kepadamu, niscaya engkau termasuk orang-orang zalim.

الْكِتٰبَ اٰتَيْنٰهُمُ اَلَّذِيْنَ
Kitab (Taurat dan Injil) telah Kami anugerahi

orang-orang yang

 ۗاَبْنَاۤءَهُمْ كَمَا يَعْرِفُوْنَ يَعْرِفُوْنَهٗ
anak-anak mereka sendiri seperti mereka mengenal mengenalnya (Muhammad)
لَيَكْتُمُوْنَ مِّنْهُمْ وَاِنَّ فَرِيْقًا
pasti menyembunyikan dari mereka

sesungguhnya sebagian

يَعْلَمُوْنَ ١٤٦ وَهُمْ الْحَقَّ
mengetahui(-nya) sedangkan mereka kebenaran
146. Orang-orang yang telah Kami anugerahi Kitab (Taurat dan Injil) mengenalnya (Nabi Muhammad)*) seperti mereka mengenal anak-anak mereka sendiri. Sesungguhnya sekelompok dari mereka pasti menyembunyikan kebenaran, sedangkan mereka mengetahui(-nya).

*) Orang-orang Yahudi dan Nasrani sangat mengenal kenabian dan sifat-sifat Nabi Muhammad saw. karena telah disebutkan secara gamblang dalam Taurat dan Injil.

مِنْ رَّبِّكَ اَلْحَقُّ
dari Tuhanmu

kebenaran itu

مِنَ الْمُمْتَرِيْنَ ࣖ ١٤٧ فَلَا تَكُوْنَنَّ
termasuk orang-orang yang ragu

maka, janganlah sekali-kali engkau (Muhammad)

147. Kebenaran itu dari Tuhanmu. Maka, janganlah sekali-kali engkau (Nabi Muhammad) termasuk orang-orang yang ragu.