Tulisan Arab Surat Thaha Ayat 55-76 (Bacaan) & Terjemah

Bacaan dan terjemah Surat Thaha ayat 55-76
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang.

مِنْهَا خَلَقْنٰكُمْ وَفِيْهَا نُعِيْدُكُمْ وَمِنْهَا نُخْرِجُكُمْ تَارَةً أُخْرٰى ٥٥
Ayat 55. Darinya (tanah) itulah Kami menciptakan kamu dan kepadanyalah Kami akan mengembalikan kamu dan dari sanalah Kami akan mengeluarkan kamu pada waktu yang lain.

وَلَقَدْ أَرَيْنٰهُ اٰيٰتِنَا كُلَّهَا فَكَذَّبَ وَأَبٰى ٥٦
Ayat 56. Dan sungguh, Kami telah memperlihatkan kepadanya (Firaun) tanda-tanda (kebesaran) Kami semuanya,-*1 ternyata dia mendustakan dan enggan (menerima kebenaran).

قَالَ أَجِئْتَنَا لِتُخْرِجَنَا مِنْ أَرْضِنَا بِسِحْرِكَ يٰمُوْسٰى ٥٧
Ayat 57. Dia (Firaun) berkata, "Apakah engkau datang kepada kami untuk mengusir kami dari negeri kami dengan sihirmu, wahai Musa?

فَلَنَأْتِيَنَّكَ بِسِحْرٍ مِّثْلِهٖ فَاجْعَلْ بَيْنَنَا وَبَيْنَكَ مَوْعِدًا لا نُخْلِفُهُ نَحْنُ وَلا أَنْتَ مَكَانًا سُوًى ٥٨
Ayat 58. Maka kami pun pasti akan mendatangkan sihir semacam itu kepadamu, maka buatlah suatu perjanjian untuk pertemuan, antara kami dan engkau yang kami tidak akan menyalahinya dan tidak (pula) engkau, di suatu tempat yang terbuka."

قَالَ مَوْعِدُكُمْ يَوْمُ الزِّينَةِ وَأَنْ يُّحْشَرَ النَّاسُ ضُحًى ٥٩
Ayat 59. Dia (Musa) berkata, "(Perjanjian) waktu (untuk pertemuan kami dengan kamu itu) ialah pada hari raya dan hendaklah orang-orang dikumpulkan pada pagi hari (dhuha)."

فَتَوَلّٰى فِرْعَوْنُ فَجَمَعَ كَيْدَهٗ ثُمَّ أَتٰى ٦٠
Ayat 60. Maka Firaun meninggalkan (tempat itu), lalu mengatur tipu dayanya, kemudian dia datang kembali (pada hari yang ditentukan).

قَالَ لَهُمْ مُّوْسٰى وَيْلَكُمْ لَا تَفْتَرُوْا عَلَى اللّٰهِ كَذِبًا فَيُسْحِتَكُمْ بِعَذَابٍۚ وَقَدْ خَابَ مَنِ افْتَرٰى ٦١
Ayat 61. Musa berkata kepada mereka (para pesihir), "Celakalah kamu! Janganlah kamu mengada-adakan kebohongan terhadap Allah, nanti Dia membinasakan kamu dengan azab." Dan sungguh rugi orang yang mengada-adakan kebohongan.

فَتَنَازَعُوْا أَمْرَهُمْ بَيْنَهُمْ وَأَسَرُّوا النَّجْوٰى ٦٢
Ayat 62. Maka mereka berbantah-bantahan tentang urusan mereka dan mereka merahasiakan percakapan (mereka).

قَالُوْا إِنْ هٰذٰنِ لَسَاحِرَانِ يُرِيْدَانِ أَنْ يُّخْرِجٰكُمْ مِّنْ أَرْضِكُمْ بِسِحْرِهِمَا وَيَذْهَبَا بِطَرِيْقَتِكُمُ الْمُثْلٰى ٦٣
Ayat 63. Mereka (para pesihir) berkata, "Sesungguhnya dua orang ini adalah pesihir yang hendak mengusirmu (Firaun) dari negerimu dengan sihir mereka berdua, dan hendak melenyapkan adat kebiasaanmu yang utama.

فَأَجْمِعُوْا كَيْدَكُمْ ثُمَّ ائْتُوْا صَفًّاۚ وَقَدْ أَفْلَحَ الْيَوْمَ مَنِ اسْتَعْلٰى ٦٤
Ayat 64. Maka kumpulkanlah segala tipu daya (sihir) kamu, kemudian datanglah dengan berbaris, dan sungguh beruntung orang yang menang pada hari ini."

قَالُوْا يٰمُوْسٰى إِمَّا أَنْ تُلْقِيَ وَإِمَّا أَنْ نَّكُوْنَ أَوَّلَ مَنْ أَلْقٰى ٦٥
Ayat 65. Mereka berkata, "Wahai Musa! Apakah engkau yang melemparkan (dahulu) atau kami yang lebih dahulu melemparkan?"

قَالَ بَلْ أَلْقُوْاۚ فَإِذَا حِبَالُهُمْ وَعِصِيُّهُمْ يُخَيَّلُ إِلَيْهِ مِنْ سِحْرِهِمْ أَنَّهَا تَسْعٰى ٦٦
Ayat 66. Dia (Musa) berkata, "Silakan kamu melemparkan!" Maka tiba-tiba tali-tali dan tongkat-tongkat mereka terbayang olehnya (Musa) seakan-akan ia merayap cepat, karena sihir mereka.

فَأَوْجَسَ فِي نَفْسِهٖ خِيْفَةً مُّوْسٰى ٦٧
Ayat 67. Maka Musa merasa takut dalam hatinya.

قُلْنَا لَا تَخَفْ إِنَّكَ أَنْتَ الْأَعْلٰى ٦٨
Ayat 68. Kami berfirman, "Jangan takut! Sungguh, engkaulah yang ungguhl (menang).

وَأَلْقِ مَا فِيْ يَمِيْنِكَ تَلْقَفْ مَا صَنَعُوْاۗ إِنَّمَا صَنَعُوْا كَيْدُ سٰحِرٍۗ وَلَا يُفْلِحُ السّٰحِرُ حَيْثُ أَتٰى ٦٩
Ayat 69. Dan lemparkan apa yang ada di tangan kananmu, niscaya ia akan menelan apa yang mereka buat. Apa yang mereka buat itu hanyalah tipu daya pesihir (belaka). Dan tidak akan menang pesihir itu, dari manapun ia datang."

فَأُلْقِيَ السَّحَرَةُ سُجَّدًا قَالُوْا اٰمَنَّا بِرَبِّ هٰرُوْنَ وَمُوْسٰى ٧٠
Ayat 70. Lalu pesihir itu merunduk bersujud, seraya berkata, "Kami telah percaya kepada Tuhannya Harusn dan Musa."

قَالَ اٰمَنْتُمْ لَهٗ قَبْلَ أَنْ اٰذَنَ لَكُمْۗ إِنَّهٗ لَكَبِيْرُكُمُ الَّذِيْ عَلَّمَكُمُ السِّحْرَۚ فَلَأُقَطِّعَنَّ أَيْدِيَكُمْ وَأَرْجُلَكُمْ مِّنْ خِلَافٍ وَّلَأُصَلِّبَنَّكُمْ فِيْ جُذُوْعِ النَّخْلِۖ وَلَتَعْلَمُنَّ أَيُّنَا أَشَدُّ عَذَابًا وَّأَبْقٰى ٧١
Ayat 71. Dia (Firaun) berkata, "Apakah kamu telah beriman kepadanya (Musa) sebelum aku memberi izin kepadamu? Sesungguhnya dia itu pemimpinmu yang mengajarkan sihir kepadamu. Maka sungguh, akan kupotong tangan dan kakimu secara bersilang, dan sungguh, akan kusalib kamu pada pangkal pohon kurma dan sungguh, kamu pasti akan mengetahui siapa di antara kita yang lebih pedih dan lebih kekal siksaannya."

قَالُوْا لَنْ نُّؤْثِرَكَ عَلٰى مَا جَاءَنَا مِنَ الْبَيِّنٰتِ وَالَّذِيْ فَطَرَنَا فَاقْضِ مَا أَنْتَ قَاضٍۗ إِنَّمَا تَقْضِي هَذِهِ الْحَيَاةَ الدُّنْيَا ۗ٧٢
Ayat 72. Mereka (para pesihir) berkata, "Kami tidak akan memilih (tunduk) kepadamu atas bukti-bukti nyata (mukjizat), yang telah datang kepada kami dan atas (Allah) yang telah menciptakan kami. Maka putuskanlah yang hendak engkau putuskan. Sesungguhnya engkau hanya dapat memutuskan pada kehidupan di dunia ini.

إِنَّا اٰمَنَّا بِرَبِّنَا لِيَغْفِرَ لَنَا خَطٰيٰنَا وَمَا أَكْرَهْتَنَا عَلَيْهِ مِنَ السِّحْرِۗ وَاللّٰهُ خَيْرٌ وَّأَبْقٰى ٧٣
Ayat 73. Kami benar-benar telah beriman kepada Tuhan kami, agar Dia mengampuni kesalahan-kesalahan kami dan sihir yang telah engkau paksakan kepada kami. Dan Allah lebih baik (pahala-Nya) dan lebih kekal (azab-Nya)."

إِنَّهٗ مَنْ يَّأْتِ رَبَّهٗ مُجْرِمًا فَإِنَّ لَهٗ جَهَنَّمَۗ لَا يَمُوْتُ فِيْهَا وَلَا يَحْيٰ ٧٤
Ayat 74. Sesungguhnya barang siapa datang kepada Tuhannya dalam keadaan berdosa, maka sungguh, baginya adalah neraka Jahanam. Dia tidak mati (terus merasakan azab) di dalamnya dan tidak (pula) hidup (tidak dapat bertobat).

وَمَنْ يَأْتِهٖ مُؤْمِنًا قَدْ عَمِلَ الصّٰلِحٰتِ فَأُولٰئِكَ لَهُمُ الدَّرَجٰتُ الْعُلٰى ۙ٧٥
Ayat 75. Tetapi barang siapa datang kepada-Nya dalam keadaan beriman, dan telah mengerjakan kebajikan, maka mereka itulah orang yang memperoleh derajat yang tinggi (mulia),

جَنّٰتُ عَدْنٍ تَجْرِيْ مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهٰرُ خٰلِدِيْنَ فِيْهَاۗ وَذٰلِكَ جَزٰءُ مَنْ تَزَكّٰى ؑ٧٦
Ayat 76. (yaitu) surga-surga 'Adn, yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya. Itulah balasan bagi orang yang menyucikan diri.


*Keterangan:
-1. Yang dimaksud dengan tanda-tanda disini ialah tanda-tanda kenabian Musa a.s. Pada waktu pertemuan Nabi Musa a.s. dengan Firaun ini, yang diperlihatkan baru dua mukjizat, yaitu tongkat Nabi Musa a.s. menjadi ular besar dan tanganya menjadi putih bercahaya.


---jazakallah---

Subscribe to receive free email updates: