Home
kriminal
Polda Jabar
Tasikmalaya
Pelaku Penculikan dan Pemerkosaan Pelajar SMP di Tasikmalaya Ditangkap Polisi
29.11.25

Pelaku Penculikan dan Pemerkosaan Pelajar SMP di Tasikmalaya Ditangkap Polisi


Tasikmalaya - Kepolisian Resor (Polres) Tasikmalaya Kota berhasil mengungkap kasus serius penculikan dan pemerkosaan yang menimpa seorang pelajar kelas 3 SMP. Empat dari enam pelaku berhasil ditangkap di salah satu hotel di kawasan Tawang pada Rabu, 26 November 2025. 

Korban yang merupakan warga Kota Tasikmalaya ditemukan di hotel yang sama.

Empat pelaku yang diamankan adalah DF (24), D (21), IR (17), dan AK (17). Polisi saat ini masih memburu dua pelaku lain yang diduga turut terlibat.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Tasikmalaya Kota, Ajun Komisaris Herman Saputra, mengonfirmasi penangkapan ini.

“Dua orang lagi sedang kami kejar. Informasinya ada enam orang bersama pelaku ini,” ujar Kasat Reskrim

Ia menjelaskan, kejadian tragis ini bermula pada Senin, 24 November 2025. Pelaku IR menghubungi korban melalui pesan media sosial, mengajaknya untuk berkumpul di komplek olahraga Dadaha.

Saat korban datang, pelaku IR tidak sendirian, melainkan sudah ditemani tiga rekannya menggunakan sepeda motor. Korban kemudian dibawa terlebih dahulu ke wilayah Awipari.

Dari Awipari, kelima orang tersebut memesan transportasi daring menuju hotel di kawasan Tawang, bukan ke Dadaha seperti yang dijanjikan. Sesampainya di hotel sekitar pukul 19.00 WIB, korban dibawa ke sebuah kamar yang di dalamnya sudah menunggu dua pria lain, sehingga total pelaku menjadi enam orang.

Di kamar tersebut, para pelaku menggelar pesta minuman keras dan memaksa korban untuk turut minum. Dalam kondisi tertekan dan mabuk, korban dipaksa untuk melayani nafsu birahi dua pelaku, disertai ancaman dan perampasan handphone milik korban. Peristiwa ini berlangsung dari Selasa hingga Rabu pagi.

Kesempatan korban untuk meminta pertolongan muncul pada Rabu pagi, ketika ia berhasil mengakses ponselnya. Korban segera mengirimkan lokasi keberadaannya kepada pacarnya, menyampaikan bahwa ia telah diculik. Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada pihak keluarga dan langsung dilaporkan kepada Polisi.

“Kami langsung bergerak karena sebelumnya keluarga telah melaporkan korban hilang kontak ke Polsek sejak Senin,” kata Kasat Reskrim

Saat ditemukan, kondisi korban cukup memprihatinkan. Ia tampak kusut dan hanya dibalut kain sarung, menunjukkan trauma berat atas peristiwa yang dialaminya.

Perwira Pamapta Polres Tasikmalaya Kota, Ipda Diva Chalia, memastikan penanganan korban menjadi prioritas utama pihak Kepolisian, mengingat korban masih berstatus pelajar dan anak di bawah umur.

“Kami langsung memberikan pendampingan psikologi terhadap korban karena pada saat ditemukan nampak mengalami trauma berat,” ujar Ipda Diva Chalia.

Polisi juga telah berkoordinasi dengan unit perlindungan perempuan dan anak (PPA) untuk memastikan proses pemulihan kondisi psikologis korban berjalan optimal. Saat ini, tim penyidik masih melakukan pemeriksaan mendalam terhadap empat pelaku dan saksi untuk menggali motif serta peran masing-masing pelaku dalam kasus penculikan dan pemerkosaan ini.

No comments