Tulisan Arab (Bacaan) Surat Al-Isra' Ayat 53-60 & Terjemah

Bacaan dan terjemah Surat Al-Isra' ayat 53-60
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang.
وَقُلْ لِّعِبَادِيْ يَقُوْلُوا الَّتِيْ هِيَ أَحْسَنُۗ إِنَّ الشَّيْطٰنَ يَنْزَغُ بَيْنَهُمْۗ إِنَّ الشَّيْطٰنَ كَانَ لِلْإِنْسَانِ عَدُوًّا مُّبِيْنًا ٥٣
Ayat 53. Dan katakanlah kepada hamba-hamba-Ku, "Hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang lebih baik (benar). Sungguh, setan itu (selalu) menimbulkan perselisihan di antara mereka. Sungguh, setan adalah musuh yang nyata bagi manusia.

رَبُّكُمْ أَعْلَمُ بِكُمْ إِنْ يَّشَأْ يَرْحَمْكُمْ أَوْ إِنْ يَّشَأْ يُعَذِّبْكُمْۗ وَمَا أَرْسَلْنٰكَ عَلَيْهِمْ وَكِيْلًا ٥٤
Ayat 54. Tuhanmu lebih mengetahui tentang kamu. Jika Dia menghendaki, niscaya Dia akan memberi rahmat kepadamu, dan Jika Dia menghendaki, pasti Dia akan mengazabmu. Dan Kami tidaklah mengutusmu (Muhammad) untuk menjadi penjaga bagi mereka.

وَرَبُّكَ أَعْلَمُ بِمَنْ فِى السَّمٰوٰتِ وَالْأَرْضِۗ وَلَقَدْ فَضَّلْنَا بَعْضَ النَّبِيّٖنَ عَلٰى بَعْضٍ وَّاٰتَيْنَا دَاوٗدَ زَبُوْرًا ٥٥
Ayat 55. Dan Tuhanmu lebih mengetahui siapa yang di langit dan di bumi. Dan sungguh, Kami telah memberikan kelebihan kepada nabi-nabi atas sebagian (yang lain), dan Kami berikan Zabur kepada Dawud.

قُلِ ادْعُوا الَّذِيْنَ زَعَمْتُمْ مِّنْ دُوْنِهٖ فَلا يَمْلِكُوْنَ كَشْفَ الضُّرِّ عَنْكُمْ وَلَا تَحْوِيْلًا ٥٦
Ayat 56. Katakanlah (Muhammad), "Panggillah mereka yang kamu anggap (tuhan)-*1 selain Allah, mereka tidak kuasa untuk menghilangkan bahaya darimu dan tidak (pula) mampu mengubahnya."

أُولٰئِكَ الَّذِيْنَ يَدْعُوْنَ يَبْتَغُوْنَ إِلٰى رَبِّهِمُ الْوَسِيْلَةَ أَيُّهُمْ أَقْرَبُ وَيَرْجُوْنَ رَحْمَتَهٗ وَيَخَافُوْنَ عَذَابَهٗۗ إِنَّ عَذَابَ رَبِّكَ كَانَ مَحْذُوْرًا ٥٧
Ayat 57. Orang-orang yang mereka seru itu, mereka sendiri mencari jalan kepada Tuhan-*2 siapa di antara mereka yang lebih dekat (kepada Allah). Mereka mengharap rahmat-Nya dan takut akan azab-Nya. Sungguh, azab Tuhanmu itu sesuatu yang (harus) ditakuti."

وَإِنْ مِّنْ قَرْيَةٍ إِلَّا نَحْنُ مُهْلِكُوْهَا قَبْلَ يَوْمِ الْقِيٰمَةِ أَوْ مُعَذِّبُوْهَا عَذَابًا شَدِيْدًاۗ كَانَ ذٰلِكَ فِى الْكِتٰبِ مَسْطُوْرًا ٥٨
Ayat 58. Dan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduknya), melainkan Kami membinasakannya sebelum hari Kiamat atau Kami siksa (penduduknya) dengan siksa yang sangat keras. Yang demikian itu telah tertulis di dalam Kitab (Lauh Mahfuz).

وَمَا مَنَعَنَا أَنْ نُّرْسِلَ بِالْاٰيٰتِ إِلَّا أَنْ كَذَّبَ بِهَا الْأَوَّلُوْنَۗ وَاٰتَيْنَا ثَمُوْدَ النَّاقَةَ مُبْصِرَةً فَظَلَمُوْا بِهَاۗ وَمَا نُرْسِلُ بِالْاٰيٰتِ إِلَّا تَخْوِيْفًا ٥٩
Ayat 59. Dan tidak ada yang menghalangi Kami untuk mengirimkan (kepadamu) tanda-tanda (kekuasaan Kami), melainkan karena (tanda-tanda) itu telah didustakan oleh orang terdahulu. Dan telah Kami berikan kepada kaum Samud unta betina (sebagai mukjizat) yang dapat dilihat, tetapi mereka menganiaya (unta betina itu). Dan Kami tidak mengirimkan tanda-tanda itu melainkan untuk menakut-nakuti.

وَإِذْ قُلْنَا لَكَ إِنَّ رَبَّكَ أَحَاطَ بِالنَّاسِۗ وَمَا جَعَلْنَا الرُّؤْيَا الَّتِيْ أَرَيْنٰكَ إِلَّا فِتْنَةً لِّلنَّاسِ وَالشَّجَرَةَ الْمَلْعُوْنَةَ فِى الْقُرْاٰنِۗ وَنُخَوِّفُهُمْۙ فَمَا يَزِيْدُهُمْ إِلَّا طُغْيَانًا كَبِيْرًا ؑ٦٠
Ayat 60. Dan (ingatlah) ketika Kami wahyukan kepadamu, "Sungguh, (ilmu) Tuhanmu meliputi seluruh manusia." Dan Kami tidak menjadikan mimpi-*3 yang telah Kami perlihatkan kepadamu, melainkan sebagai ujian bagi manusia dan (begitu pula) pohon yang terkutuk (zaqqum) dalam Al-Quran. Dan Kami menakut-nakuti mereka, tetapi yang demikian itu hanyalah menambah besar kedurhakaan mereka.

*Keterangan:
-1. Apa yang dikatakan mereka tuhan itu adalah berhala, malaikat, jin dan sebagainya.
-2. Nabi Isa a.s., para malaikat dan Uzair yang mereka sembah itu menyeru dan mencari jalan mendekatkan diri kepada Allah.
-3. Mimpi adalah terjemah dari kata Ar-Ru'ya dalam ayat ini maksudnya adalah mimpi tentang Perang Badar yang dialami Rasulullah Saw. sebelum peristiwa Perang Badar itu terjadi. Banyak pula mufasir yang menerjemahkan kata Ar-Ru'ya tersebut dengan penglihatan yang mengandung maksud penglihatan yang dialami Rasulullah Saw. pada waktu malam Isra' dan Mi'raj.


---jazakallah---

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel