Bacaan & Terjemah Surat Ibrahim Ayat 22-27

Tulisan Arab Surat Ibrahim ayat 22-27 dan terjemah
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang.

وَقَالَ الشَّيْطٰنُ لَمَّا قُضِيَ الْأَمْرُ إِنَّ اللّٰهَ وَعَدَكُمْ وَعْدَ الْحَقِّ وَوَعَدْتُّكُمْ فَأَخْلَفْتُكُمْۗ وَمَا كَانَ لِيَ عَلَيْكُمْ مِّنْ سُلْطٰنٍ إِلَّا أَنْ دَعَوْتُكُمْ فَاسْتَجَبْتُمْ لِيْۚ فَلَا تَلُوْمُوْنِيْ وَلُوْمُوْا أَنْفُسَكُمْۗ مَا أَنَا بِمُصْرِخِكُمْ وَمَا أَنْتُمْ بِمُصْرِخِيَّۗ إِنِّيْ كَفَرْتُ بِمَا أَشْرَكْتُمُوْنِيْ مِنْ قَبْلُۗ إِنَّ الظّٰلِمِيْنَ لَهُمْ عَذَابٌ أَلِيْمٌ ٢٢
Ayat 22. Dan setan berkata ketika perkara (hisab) telah diselesaikan, "Sesungguhnya Allah telah menjanjikan kepadamu janji yang benar, dan aku pun telah menjanjikan kepadamu tetapi aku menyalahinya. Tidak ada kekuasaan bagiku terhadapmu, melainkan (sekedar) aku menyeru kamu lalu kamu mematuhi seruanku, oleh sebab itu janganlah kamu mencerca aku, tetapi cercalah dirimu sendiri. Aku tidak dapat menolongmu, dan kamu pun tidak dapat menolongku. Sesungguhnya aku tidak membenarkan perbuatanmu mempersekutukan aku (dengan Allah) sejak dahulu." Sungguh, orang yang zalim akan mendapat siksaan yang pedih.

وَأُدْخِلَ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ جَنّٰتٍ تَجْرِيْ مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهٰرُ خٰلِدِيْنَ فِيْهَا بِإِذْنِ رَبِّهِمْۗ تَحِيَّتُهُمْ فِيْهَا سَلٰمٌ ٢٣
Ayat 23. Dan orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan dimasukkan ke dalam surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. Mereka kekal di dalamnya dengan seizin Tuhan mereka. Ucapan penghormatan mereka dalam (surga) itu ialah salam.-*1

أَلَمْ تَرَ كَيْفَ ضَرَبَ اللّٰهُ مَثَلًا كَلِمَةً طَيِّبَةً كَشَجَرَةٍ طَيِّبَةٍ أَصْلُهَا ثَابِتٌ وَّفَرْعُهَا فِيْ السَّمَاءِ ۙ٢٤
Ayat 24. Tidakkah kamu memperhatikan bagaimana Allah telah membuat perumpamaan kalimat yang baik-*2 seperti pohon yang baik, akarnya kuat dan cabangnya (menjulang) ke langit,

تُؤْتِيْ أُكُلَهَا كُلَّ حِيْنٍ بِإِذْنِ رَبِّهَاۗ وَيَضْرِبُ اللّٰهُ الْأَمْثَالَ لِلنَّاسِ لَعَلَّهُمْ يَتَذَكَّرُوْنَ ٢٥
Ayat 25. (pohon) itu menghasilkan buahnya pada setiap waktu dengan seizin Tuhannya. Dan Allah membuat perumpamaan itu untuk manusia agar mereka selalu ingat.

وَمَثَلُ كَلِمَةٍ خَبِيْثَةٍ كَشَجَرَةٍ خَبِيْثَةٍ اجْتُثَّتْ مِنْ فَوْقِ الْأَرْضِ مَا لَهَا مِنْ قَرَارٍ ٢٦
Ayat 26. Dan perumpamaan kalimat yang buruk-*3 seperti pohon yang buruk, yang telah dicabut akar-akarnya dari permukaan bumi; tidak dapat (tegak) sedikit pun.

يُثَبِّتُ اللّٰهُ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا بِالْقَوْلِ الثَّابِتِ فِى الْحَيٰوةِ الدُّنْيَا وَفِى الْاٰخِرَةِۚ وَيُضِلُّ اللّٰهُ الظّٰلِمِيْنَۗ وَيَفْعَلُ اللّٰهُ مَا يَشَاءُ ؑ٢٧
Ayat 27. Allah meneguhkan (iman) orang-orang yang beriman dengan ucapan yang teguh-*4 (dalam kehidupan) di dunia dan di akhirat; dan Allah menyesatkan orang-orang yang zalim dan Allah berbuat apa yang Dia kehendaki.


*Keterangan:
-1. Artinya selamat dari segala bencana.
-2. Termasuk kalimat yang baik adalah kalimat tauhid, yaitu segala ucapan yang menyeru kepada kebajikan dan mencegah kemungkaran serta perbuatan baik. Kalimat tauhid, seperti kalimat Laa ilaaha illallaah.
-3. Termasuk dalam kalimat yang buruk ialah kufur, syirik, segala perkataan yang tidak benar dan perbuatan yang tidak baik.
-4. Yang dimaksud ucapan-ucapan yang teguh di sini adalah kalimat tayyibah yang disebut dalam ayat 24 di atas.


---jazakallah---

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel